Solusi Mengatasi Mesin Motor Cepat Panas Usai Bore Up

Solusi Mengatasi Mesin Motor Cepat Panas Usai Bore Up

Bagi sobat bikers yang ingin meningkatkan performa mesin motor anda, mungkin bore up adalah langkah yang paling tepat untuk anda lakukan. Sehingga setelah melakukan bore up pada mesin motor, akan otomatis meningkatkan atau mendongkrak performa mesin motor anda.

Namun, apabila dengan melakukan bore up malah akan membuat mesin motor anda cepat panas, maka anda juga harus segera mengatasinya agar tidak terjadi overheating pada mesin. Apakah anda tahu bagaimana cara mengatasi mesin motor cepat panas usai bore up? Jika belum, maka anda tak perlu khawatir, karena pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai solusi mengatasi mesin motor cepat panas usai bore up.

Perlu anda ketahui, bahwa masalah mesin cepat panas adalah masalah yang cukup besar bagi biker. Jika masalah ini tidak segera di atasi, maka akan membuat mesin motor berisiko mengalami overheating dimana tiba-tiba mesin kehilangan tenaga dan bahkan disertai bau gosong yang berasal dari blok mesin.

Nah kalau sudah seperti ini maka akan membuat anda lebih pusing lagi kan? Boro-boro ingin meningkatkan kapasitas mesin, malah motor jadi nggak bisa digunakan untuk menempuh jarak yang lebih jauh karena baru di kendarai sebentar, mesin sudah terasa panas.

Namun, anda tak perlu risau jika hal ini menimpa motor anda, karena pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan untuk mengatasinya. Baiklah langsung saja berikut adalah sedikit ulasan mengenai solusi mengatasi mesin motor cepat panas usai bore up, yaitu:

Setting rasio kompresi 11,5:1 dengan bahan bakar pertamax

Solusi mengatasi mesin motor cepat panas usai Bore-up yang pertama yaitu dengan  mensetting rasio kompresi maksimal 11,5: 1 dengan bahan bakar bensin. Hal ini karena anda perlu tahu bahwa  mesin motor yang cepat panas disebabkan oleh beberapa faktor. Dan salah satu faktor tersebut adalah berubahnya rasio kompresi mesin yang jadi terlalu tinggi.

Hal ini karena pertukaran struktur mesin dari diameter kecil menjadi besar setelah melakukan bore up. Jika akan melakukan bore up, sebaiknya anda memberikan tahu kepada tukang bubutnya agar deck clearance piston di set pada angka 0,7 mm kemudian puncak piston maksimal harus 1,5 mm.

Selain itu, anda juga harus memakai BBM yang sesuai dengan rasio kompresi mesin agar mesin tidak menggelitik. Untuk itu disarankan tidak memperhatikan harga murah saja saat membeli BBM, namun juga harus mempertimbangkan dampak yang diakibatkan jika menggunkan BBM yang murah. Penyesuaikan jenis BBM dengan jenis mesin memang wajib diutamakan.

Sebelum membeli motor dengan tipe dan model tertentu, pastinya anda sudah mempertimbangkan segala aspek yang akan anda alami. Jadi anda sudah tahu dari awal segala resiko yang harus anda tanggung, termasuk dalam penyediaan BBM sesuai dengan spesifikasi motor tersebut.

Atur ulang spuyer agar sesuai dengan permintaan bensin

Solusi mengatasi mesin motor cepat panas usai bore up, yang kedua yaitu dengan mengatur ulang spuyer agar sesuai dengan permintaan bensin. Hal ini karena dengan membesarnya kapasitas mesin (bore up), supyer juga harus di atur ulang. Oleh karena itu, jika ada alat ukur AFR (air full ratio) meter angkanya dapat anda stel pada 12,5: 1 rata dari bawah. Jika anda tidak melakukan  hal ini, maka mesin motor anda akan cepat panas.

Nah, demikianlah sedikit ulasan mengenai solusi mengatasi mesin motor cepat panas usai bore up. Dengan memahaminya, tentu anda akan lebih hati – hati jika suatu waktu mengalaminya. Pengetahuan yang luas akan membantu meminimalisir segala resiko seperti halnya kerusakan. Untuk itu saya sangat yakin bahwasannya anda akan mendapatkan manfaat setelah membaca ulasan yang saya berikan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *