sistem pendingin LED motor

Kenali Sistem Pendingin Lampu LED Otomotif

Bagi anda yang sangat menggemari dunia otomotif, pastinya tidak asing lagi dengan lampu yang terpasang di kendaraan-kendaraan otomotif. Perlu anda ketahui, saat ini teknologi penerangan otomotif terus mengalami perkembangan. Dan teknologi penerangan terkini yang semakin di gandrungi oleh sebagian besar penggemar otomotif adalah LED (Light Emitting Diode).

Hal ini karena jenis lampu LED ini, menawarkan berbagai macam keunggulan di bandingkan dengan teknologi penerangan yang lain. Keunggulan tersebut antara lain dapat menghasilkan cahaya yang lebih terang, namun penggunaan daya yang sangat minim, serta tahan terhadap guncangan dan berdimensi kecil.

Namun, lampu LED ini memiliki kelemahan yaitu lampu akan cepat panas. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sebuah informasi mengenai sistem pendingin lampu LED otomotif untuk mengatasi permasalahan ini.

Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Pernyataan tersebut sangatlah cocok untuk menggambarkan bahwa memang tidak ada sesuatu yang tidak memiliki kelemahan di dunia ini termasuk juga dengan lampu LED. Panas adalah musuh utama bagi lampu LED, dimana akan ada peningkatan suhu (70 derajat celcius ke atas) yang dapat mengakibatkan penurunan kinerja lampu tersebut.

Perlu anda ketahui bahwa panas tersebut tidak di hasilkan oleh bohlam, melainkan pada modul yang berada di belakang LED. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem pendingin untuk memastikan bahwa lampu LED dapat bekerja secara maksimal. Namun apakah anda sudah kenal dengan sistem pendingin lampu LED tersebut ? jika belum, maka saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk berkenalan.

Jadi silakan lanjutkan untuk membaca artikel ini karena pada kesempatan kali ini saya akan membahas sebuah informasi agar anda mengenali sistem pendingin lampu LED otomotif. Sebenarnya, saat ini sistem pendingin lampu LED sangatlah beragam. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa sistem pendingin lampu LED otomotif yang berhasil saya rangkum pada artikel ini, antara lain :

Kipas

Kenali sistem  pendingin lampu LED otomotif yang pertama adalah kipas. Hal ini karena kipas mempunyai kinerja membuang panas yang cukup baik. Sehingga saat ini, kipas adalah sistem pendingin lampu LED yang paling populer digunakan oleh sebagian besar penggemar otomotif untuk mendinginkan lampu LED.

Namun, anda harus rutin membersihkan kipas. Karena apabila kipas jarang dibersihkan, bisa mengakibatkan banyak kotoran yang tersangkut atau bersarang sehingga dapat memberatkan kinerja kipas dan akhirnya dapat menurunkan kemampuannya dalam mengeluarkan panas. Suhu panaspun menjadi terperangkap di dalam dan tak dipungkiri bisa saja menimbulkan dampak kerusakan pada bagian – bagian lampu LED. Untuk membersihkan bagian kipasnya tidak sulit kok, karena pada dasarnya bentuk dan kinerjanya hampir mirip dengan kipas angin.

Udara

Kenali sistem pendingin lampu LED otomotif yang kedua yaitu udara. Biasanya dapat berupa heat sink atau bilah-bilah logam yang di teruskan ke belakang. Material pembentuknya juga beragam mulai dari tembaga hingga alumunium. Logam tersebut akan meneruskan panas dari modul LED kemudian dilepaskan ke bagian belakang. Keberadaan udara mampu menjaga suhu melalui celah – celah yang bisa terisi udara. Fakta ini mungkin tak banyak orang mengetahuinya.

Pendingin Air

Kenali sistem pendingin lampu LED otomotif yang ketiga yaitu pendingin air. Dari segi konsep, teknologi pendingin air ini memang menawarkan  pengendalian suhu yang cukup baik. Hanya saja terdapat beberapa kekurangan seperti risiko terjadinya kebocoran dan harganya yang sangat mahal. Mungkin hal inilah yang menyebabkan  teknologi ini belum ada di pasaran.

Nah, demikianlah sedikit ulasan mengenai sistem pendingin lampu LED otomotif. Meskipun keberadaannya banyak yang tidak mengetahuinya, namun peranannya dalam membantu menjaga peforma motor agar tetap berfungsi dengan baik sangatlah besar. Jadi tidak ada salahnya jika anda mempelajarinya sebagai wawasan baru yang di masa mendatang bisa membawa manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *