Dampak Sembarangan Ganti Kaca Spion

Dampak Sembarangan Ganti Kaca Spion

Bagi sobat bikers yang gemar mengutak-atik atau memodifikasi komponen-komponen yang ada di sepeda motor, maka anda harus tetap memperhatikan dampak apa yang akan ditimbulkan karena ubahan atau modifikasi yang anda lakukan.

Salah satu komponen yang sering kali di ubah adalah kaca spion. Tahukan anda, bahwa  tidak boleh sembarangan dalam mengganti kaca spion? Mengapa demikian? Bukanlah semua kaca spion itu sama ya? Jika anda belum tahu alasannya, maka anda tidak perlu khawatir. Karena pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai dampak sembarangan ganti kaca spion.

Banyak bikers yang beranggapan bahwa kaca spion motor orisinal (asli) bawaan pabrik cukup mengganggu. Hal ini karena dinilai kaca bawaan pabrik terlalu lebar sehingga membuat kurang nyaman jika motor digunakan manuver di tengah kemacetan berlalu lintas.

Alhasil, banyak bikers yang justru mengganti kaca spion bawaan pabrik dengan kaca spion aftermarket yang lebih kecil. Perlu anda ketahui bahwa, mengganti kaca spion bawaan pabrik dengan aftermarket tidak di rekomendasikan lho. Mengapa demikian? Tentunya hal ini memiliki alasan bukan? Berikut adalah sedikit ulasan mengenai dampak sembarangan ganti kaca spion, yaitu:

Berpotensi menghilangkan fungsi spion itu sendiri

Dampak sembarangan ganti kaca spion yaitu berpotensi menghilangkan fungsi spion itu sendiri. Kok bisa gitu? Hal ini karena spion bawaan pabrik telah di desain sedemikian rupa agar sesuai dengan spesifikasi dari motornya.

Selain itu, posisi riding yang berbeda-beda, mungkin ada yang duduk tegak, ada juga yang duduk seperti pembalap dengan posisi badan sedikit menunduk, dan lebar stang setiap motor pun berbeda-beda. Semua hal itu nantinya akan mempengaruhi fungsi kaca spion.

Jadi, derajat kemiringan kaca spion bawaan telah di desain supa mudah dilihat oleh pengendara. Misalnya jika anda sembarangan mengganti kaca spion dimana lebar ukuran asli kaca spion itu 15 cm lalu anda menggantinya dengan kaca spion yang memiliki ukuran 10 cm, maka akan bisa di pastikan bahwa kondisi jalan yang ada di belakang akan tidak terlihat. Mungkin hanya tangan pengendara saja yang tertangkap pantulan kaca.

Di sisi lain, bahwa justru spion bawaan pabrik sangat berguna saat di gunakan selap-selip di saat kemacetan terjadi. Hal ini karena desain spion bawaan yang lebih lebar sehingga jika ingin berkendara di antara dua mobil, pengendara dapat memperkirakan masuk atau tidaknya stang melalui kaca spion.

Menyusahkan Anda Sendiri Sebagai Pengendara

Kenyamanan dalam berkendara memang harus didahulukan. Karena jika anda tidak nyaman saat berkendara, rasa lelah pun akan cepat datang. Tidak hanya itu saja, kondisi komponen motor seperti halnya spion yang tidak standar, juga bisa mengurangi kenyamanan anda saat berkendara. Mengapa bisa demikian. Ukuran spion yang cenderung diganti menjadi lebih kecil, tentu akan membuat anda menjadi lebih kesulitan saat akan bermanufer seperti halnya berbelok atau pun saat akan mendahului pengendara lain.

Resiko Terjadi Kecelakaan Menjadi Semakin Tinggi

Kesulitan saat bermanufer, mempunyai resiko yang sangat besar terhadap terjadinya kecelakaan. Saat anda akan berbelok jika tidak diperhatikan baik – baik, bisa saja anda tertabrak. Atau saat anda ingin mendahului pengendara lain, namun saat anda lihat dispion ternyata kurang jelas, juga bisa mengakibatkan kecelakaan yang melibatkan banyak kendaraan.

Nah, demikianlah sedikit ulasan mengenai dampak sembarangan ganti kaca spion. Berlaku bijaklah dalam mengambil keputusan sebagai pengendara motor. Jangan hanya karena ingin tampil gaya justru bisa membahayakan keselamatan anda sendiri saat sedang berkendara. Belum lagi jika ada pengecekan kendaraan oleh tim kepolisian, pastinya anda akan kena tilang. Yuk mulai sekarang lebih tertib dalam berkendara! Tak hanya untuk keselamatan anda sendiri, namun juga untuk keselamatan orang lain juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *