Cara Kerja Damper di Trail SE

Cara Kerja Damper di Trail SE

Bagi sobat bikers yang memiliki motor trail SE (special engine) yang sering anda gunakan untuk menjelajahi medan-medan ekstrem yang sangat sulit di taklukkan, mungkin anda bisa memasang steering damper.

Karena, selain di pasang pada kebanyakan motor sport steering damper juga sangat cocok di pasang pada motor trail SE. Hal ini karena fungsi dari steering damper ini tidak jauh beda dengan fungsinya pada motor sport.

Namun, apakah anda tahu bagaimana cara kerja dari steering damper bila di pasang pada motor trail special engine? Jika anda belum tahu, maka anda tidak perlu khawatir. Karena pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai cara kerja damper di trail SE.

Pernahkah anda terpental dari motor trail karena stang terlepas dari pegangan anda? Padahal anda sudah menggunakan sarung tangan, serta hand grip pada stang motor trail anda pun masih berfungsi dengan baik, namun seolah-olah handlebar motor terasa di tarik dan anda tidak bisa mengendalikannya lagi.

Mungkin inilah saatnya bagi anda untuk memasang seteering damper pada motor trail SE anda. Apalagi jika anda gemar melakukan trail adventure, perangkat yang satu ini seolah wajib dimiliki karena anda sendiri belum tentu mengenal rintangan dan medan yang akan di hadapi. Sebut saja seperti akar pohon yang melintang, gundukan tanah, atau rintangan lainnya.

Maka, dengan memasang perangkat ini akan memberikan kemudahan bagi anda untuk mengendalikan motor anda saat di gunakan berkendara di medan yang kurang anda ketahui rintangannya. Namun, apakah anda tahu bagaimana cara kerja steering damper di motor trail SE anda? Jika belum, berikut saya telah merangkum sedikit ulasan mengenai cara kerja damper di trail SE, yaitu:

Cara kerja steering damper hampir mirip seperti shockbreker pada motor trail

Cara kerja damper di trail SE, yaitu bahwa steering damper atau juga bisa di sebut steering stabilizer memiliki cara kerja yang hampir mirip seperti cara kerja shockbreker pada motor trail lainnya. Namun keduanya memiliki perbedaan yang mendasar. Jika shocbreker untuk menahan beban penumpang, sedangkan damper untuk menahan beban karena aktivitas track yang membutuhkan akselerasi tinggi.

Alat ini akan mengurangi tekanan ke atas dan ke bawah yang terjadi pada handlebar motor trail anda, sehingga lengan anda tidak perlu mencengkram handlebar dengan terlalu keras dan akhirnya akan membuat lengan anda menjadi lelah dan kehilangan kontrol motor trail anda.

Dan cara pakainya pun mudah, anda hanya perlu memutar tuas pengatur untuk mendapatkan kondisi stang yang ringan (putar ke kiri) atau berat (putar ke kanan). Bayangkan saja jika tidak ada damper, berkendara beberapa menit saja anda akan merasa kelelahan. Karena setiap kali melakukan pergerakan, anda harus bekerja keras untuk mengontrolnya sendiri.

Damper Dianggap Lebih Oke Dibandingkan dengan Shockbreker

Meskipun cara kerja antara damper dan shockbreker hampir sama, namun dari segi fungsi damper dianggap lebih unggul karena kemampuannya yang bisa membantu memudahkan pengendara motor saat sedang berkendara.

Dari segi kekuatannya pun tak perlu diragukan lagi. Sebagai penunjang motor trail, tentu damper menawarkan peforma dan kelenturan yang lebih unggul. Beban yang harus ditanggung saat digunakan untuk track, tentu lebih tinggi. Inilah mengapa damper mempunyai tugas yang lebih berat. Intinya kedua komponen motor tersebut mempunyai fungsi masing – masing yang cukup vital.

Nah, demikianlah sedikit ulasan mengenai cara kerja damper di trail SE. Dengan mendapatkan informasi sebanyak – banyaknya mengenai dunia otomotif, tentu akan menambah kualitas diri anda sendiri dan bisa menciptakan potensi income, jika memang anda memanfaatkannya untuk kebutuhan komersil. Semakin banyak wawasan, maka anda semakin banyak juga peluang yang anda ciptakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *