Air di Reservoir Radiator Tidak Boleh Kurang

Alasan Air di Reservoir Radiator Tidak Boleh Kurang Atau Terlalu Penuh

Bagi anda bikers, sudah sepatutnya bahwa anda harus senantiasa mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan kondisi motor anda. Dan mungkin anda juga perlu memperhatikan segala sesuatu mengenai motor anda. Salah satu hal yang harus anda perhatikan adalah permasalahan pada reservoir atau tabung radiator.

Mungkin anda pernah dengar bahwa air di reservoir atau tabung radiator tidak boleh kurang atau terlalu lebih. Mengapa demikian? Apakah anda tahu alasannya? Jika belum, maka anda tidak perlu khawatir, karena pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai alasan air di reservoir radiator tidak boleh kurang atau terlalu penuh.

Bagi masyarakat yang masih awam dan tidak terlalu paham mengenai sepeda motor, mungkin akan kebingungan mengenai alasan sebenarnya air di reservoir Radiator tidak boleh kurang dan terlalu penuh. Apa hal tersebut memiliki dampak yang berbahaya?

Namun sebelum membahas lebih lanjut mengenai masalah itu, perlu anda ketahui bahwa setiap motor wajib memiliki tabung air radiator cadangan. Komponen yang satu ini sangat penting karena memiliki fungsi sebagai tempat menampung air radiator saat tekanan naik.

Baiklah, jadi apa hubungannya dengan pengisian air di reservoir tidak boleh kurang atau terlalu penuh? Berikut adalah sedikit ulasan  mengenai alasan air di reservoir radiator tidak boleh kurang atau terlalu penuh, yaitu:

Resiko Terkena Air Panas Radiator

Alasan air di reservoir radiator tidak boleh kurang atau terlalu penuh yaitu kaki anda akan beresiko terkena air panas radiator saat tabung terisi terlalu penuh dan beresiko membuat air dalam radiator berkurang saat air di reservoir kurang.

Jika air di reservoir terlalu penuh dan sampai mengenai kaki anda saat berkendara, maka hal buruk yang berdampak baik jangka pendek atau pun jangka panjang bisa saja terjadi sesuai dengan tingkat keparahannya. Kondisi air radiator ini yang panas tentu sangat berbahaya. Hal ini karena pada dasarnya air radiator akan mengalir ke dalam tabung cadangan atau reservoir saat tekanan radiator naik.

Kondisi tersebut akan sangat berbahaya jika terkena kaki anda. Bisa-bisa kaki anda akan melepuh atau mungkin akan membuat anda terkejut saat terkena panas air radiator ini sehingga dapat mengganggu keseimbangan anda saat berkendara dan akhirnya pun akan beresiko membuat anda terjatuh.

Keringnya Air Radiator Saat Kevakuman

Jika air di reservoir sudah mulai berkurang, maka saat kondisi radiator mengalami kevakuman, air masih mengalir dari reservoir kembali ke radiator lagi, akan mengakibatkan air di radiator menjadi berkurang atau bahkan habis.

Oleh karena itu, sebaiknya anda mengisi air pada tabung radiator atau reservoir sesuai takaran yang telah ditentukan. Karena sebenarnya pabrik telah membuat batas pengisian yang diizinkan pada tabung cadangan air radiator tersebut. Jadi dalam proses pengisian air radiator tidak boleh sembarangan atau pun asal – asalan.

Selain itu, jika kondisi ini terus saja terjadi dan tidak segera diketahuai atau pun diberikan penanganan yang baik, tentu bisa mengakibatkan radiator menjadi rusak. Tanpa adanya air karena mengering, tentu radiator tidak bisa bekerja dengan baik dan lama kelamaan kerusakan tidak bisa dihindari. Jika sudah begini, siapa yang akan rugi? Pastinya anda sendiri bukan?

Nah, demikianlah sedikit ulasan mengenai alasan air di reservoir radiator tidak boleh kurang atau terlalu penuh yang dapat saya sampaikan dalam artikel pada kesempatan kali ini. Terima kasih, karena anda telah meluangkan waktu sejenak untuk membaca artikel ini.

Semoga dengan adanya artikel ini, saya dapat memberikan sedikit manfaat bagi anda. Dan semoga melalui artikel ini, juga dapat menambah pengetahuan serta wawasan bagi anda. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati anda dalam penulisan artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *